Detail Data Jurnal

Judul Jurnal
PENGARUH PENAMBAHAN BAHAN KAPUR DAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN STABILISASI TANAH DI KECAMATAN BANGOREJO KABUPATEN BANYUWANGI
Kategori Jurnal
REPOSITORY
Penulis
HERI SUJATMIKO,-,-
Abstraksi
Tanah ekspansif adalah tanah yang mempunyai sifat mengembang dan menyusut, permukaan air tanah meningkat tinggi pada waktu musim hujan dan akan merekah pada waktu musim kemarau. Sehingga apabila ada bangunan di atasnya dan perencanaannya tidak memperhitungkan perilaku ini dapat dipastikan bangunan itu akan mengalami kegagalan seperti retak pada dinding, struktur bangunan turun salah satu sisi ataupun mengalami penurunan seragam. Seperti yang selama ini ada di Daerah Bangorejo Banyuwangi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dilakukan stabilisasi terhadap tanah. Ada beberapa langkah stabilisasi yang sering dilakukan terhadap tanah ekspansif antara lain: menambah kepadatan tanah, menambah material tidak aktif, merendahkan permukaan tanah, mengganti tanah yang buruk, serta menambah material lain supaya terjadi reaksi alam atau kimiawi terhadap tanah tersebut[.2]Dalam penelitian ini dilakukan uji coba penambahan campuran limbah batu kapur dan abu sekam terhadap tanah tersebut di atas. Sehingga dari penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan cara perbaikan tanah da n memberi solusi permasalahan yang ada di daerah yang kondisi tanahnya kurang mendukung untuk bangunan konstruksi. Un [2] tuk mengetahui pengaruh dari penambahan limbah batu kapur dan abu sekam tersebut perlu dilakukan eksperimen dengan membandingkan karakteristik tanah antara tanah asli dengan tanah setelah adanya penambahan limbah batu kapur dan abu sekam padi[.19S ]ampel yang diambil terdiri dari 15 contoh tanah yang sudah dikeringkan dengan dibuat komposisi masing-masing 3 contoh dalam setiap tahap perlakuan[.12A ]da 5 perlakuan yang dimaksud yaitu tanah asli, tanah dengan penambahan kapur 20% dan abu sekam 0%, tanah dengan penambahan kapur 20% dan abu sekam 5%, tanah dengan penambahan kapur 20% dan abu sekam 10%, tanah dengan penambahan kapur 20% dan abu sekam 15%. Lokasi pengambilan sampel adalah Desa Bangorejo Kabupaten Banyuwangi[.3D ] ari hasil analisa data diperoleh bahwa dengan penambahan campuran limbah batu kapur dan abu sekam padi pada ta nah dapat memperbaiki karakteristik tanah, yaitu dapat menurunkan kadar air tanah, berat jenis tanah, batas cair, batas plastis serta plastisitas index yang akan dapat menurunkan potensi kembang-susut tanah ekspansif[.9]Dan pada penambahan campuran limbah batu kapur 20% dan abu sekam padi 5% pada tanah menghasilkan kuat geser yang baik (0,281 kg/cm2) serta daya dukung ta nah yang optimal (9,378 ton/m2)[.3]Sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan campuran limbah batu kapur 20% dan abu sekam padi 5% dapat dipakai sebagai bahan stabilisasi tanah secara kimiawi, terutama di daerah Bangorejo Banyuwangi. Kata kunci: Tanah Ekspansif, Stabilisasi, Karakteristik, Daya Dukung tanah.